A. Pengertian Statistika,
Populasi dan Sampel
Statistika adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang cara pengumpulan, penyusunan,
pengolahan, dan anlisis data serta cara pengambilan kesimpulan berdasar
data-data tersebut.
Perhatikan
permasalahan berikut.
Pada tahun pelajaran 2015-2016
Pemkab Gresik akan menyediakan transportasi bus sekolah. Untuk kepentingan
tersebut, Pemkab Gresik ingin mengetahui jenis kendaraan yang digunakan siswa
untuk berangkat dan pulang sekolah setiap hari.
Pemkab dapat mengajukan
pertanyaan pada semua siswa di semua sekolah di kabupaten Gresik atau sebagian
siswa yang mewakili siswa dari setiap sekolah.
Jika pertanyaan dilakukan pada
semua siswa, kegiatan itu dinamakan sensus.
Sedangkan jika dilakukan pada sebagian siswa yang mewakili dinamakan survei. Seluruh siswa dari semua
sekolah di kabupaten Gresik dinamakan populasi,
sedangkan sebagian siswa yang mewakili setiap sekolah disebut sampel.
B. Pengumpulan Data
dan Ukuran Pemusatan
Ada tiga cara yang bisa digunakan
untuk mengumpulkan data statistika, yaitu wawancara, angket, dan observasi.
Menentukan rata-rata, median dan modus
a. Rata-rata
Terkait dengan data, untuk mendapat gambaran yang lebih jelas tentang suatu data diperlukan suatu penentuan ukuran yang merupakan wakil dari data. Ukuran itu disebut ukuran gejala pusat. Ukuran gejala pusat yang akan dibahas pada materi ini diantaranya adalah rata-rata, median dan modus.
Secara umum untuk menentukan rata-rata dengan menggunakan bahasa sederhananya adalah hasil penjumlahan nilai-nilai data dibagi dengan banyaknya data, dirumuskan seperti berikut ini
b. Median
Ukuran pemusatan selain rata-rata adalah median. Median dari data adalah data yang ada di tengah, jika data tersebut diurutkan dari yang paling kecil hingga paling besar. Jadi terdapat 50% dari banyak data yang nilai-nilainya lebih tinggi atau sama dengan median dan 50 % dari banyak data yang nilai-nilainya kurang dari atau sama dengan median.
Untuk menentukan nilai median jika banyaknya data adalah genap, langkah-langkahnya bisa dilakukan dengan cara pertama atau cara kedua. Untuk cara kedua lebih bersifat umum karena dapat diterapkan baik banyak datum yang jumlahnya ganjil atau banyak datum yang jumlahnya genap.
c. Modus
Pengertian modus adalah nilai dari suatu data yang paling sering muncul atau nilai dari suatu data mempunyai frekuensi terbesar.
Menentukan rata-rata, median dan modus
a. Rata-rata
Terkait dengan data, untuk mendapat gambaran yang lebih jelas tentang suatu data diperlukan suatu penentuan ukuran yang merupakan wakil dari data. Ukuran itu disebut ukuran gejala pusat. Ukuran gejala pusat yang akan dibahas pada materi ini diantaranya adalah rata-rata, median dan modus.
Secara umum untuk menentukan rata-rata dengan menggunakan bahasa sederhananya adalah hasil penjumlahan nilai-nilai data dibagi dengan banyaknya data, dirumuskan seperti berikut ini
b. Median
Ukuran pemusatan selain rata-rata adalah median. Median dari data adalah data yang ada di tengah, jika data tersebut diurutkan dari yang paling kecil hingga paling besar. Jadi terdapat 50% dari banyak data yang nilai-nilainya lebih tinggi atau sama dengan median dan 50 % dari banyak data yang nilai-nilainya kurang dari atau sama dengan median.
Untuk menentukan nilai median jika banyaknya data adalah genap, langkah-langkahnya bisa dilakukan dengan cara pertama atau cara kedua. Untuk cara kedua lebih bersifat umum karena dapat diterapkan baik banyak datum yang jumlahnya ganjil atau banyak datum yang jumlahnya genap.
c. Modus
Pengertian modus adalah nilai dari suatu data yang paling sering muncul atau nilai dari suatu data mempunyai frekuensi terbesar.
C. Penyajian Data
1. Penyajian Data
dalam Bentuk Tabel
2.
Penyajian Data dalam Bentuk Diagram Batang
Diagram batang adalah diagram yang menyajikan data dalam
bentuk persegi panjang tegak ataupun persegi panjang mendatar. Diagram batang
umumnya digunakan untuk menggambarkan perkembangan nilai suatu objek penelitian
dalam kurun waktu tertentu. Diagram batang menunjukkan keterangan-keterangan
dengan batang-batang tegak atau mendatar dan sama lebar dengan batang-batang
terpisah. Untuk membuat diagram batang di atas langkah-langkah
sebagai berikut : a) Untuk menggambar diagram batang diperlukan sumbu mendatar
dan sumbu tegak yang saling tegak lurus untuk contoh di atas sumbu tegak menyatakan
banyak siswa(frekuensi) sedangkan sumbu mendatar menyatakan nilai ulangan
harian siswa. b) Sumbu mendatar dibagi menjadi beberapa skala bagian yang sama,
demikian pula sumbu tegaknya: Skala pada sumbu mendatar dengan skala pada sumbu
tegak tidak perlu sama. c) Gambar batangnya sesuai frekuensi yang ada sesuai
data d) Arsir atau warnai batang yang memenuhi frekuensi data. e) Beri judul diagram batang.
3. Penyajian Data dalam Bentuk Diagram Garis
Diagram garis biasanya digunakan untuk menyajikan data
yang berkesinambungan dan berkala. Untuk membuat diagram garis di atas dengan
cara sebagai berikut:
a) Untuk menggambar diagram garis yang diperlukan sumbu
mendatar (sumbu X) dan sumbu tegak yang saling tegak lurus (sumbu Y), untuk
contoh di atas sumbu mendatar adalah nilai ulangan harian sedangkan sumbu tegak
adalah banyak siswa. b) Gambar titik sesuai data yang ada. c) Hubungkan
titik-titik yang ada sehingga diperoleh suatu diagram garis.
4. Penyajian Data dalam Bentuk Diagram Lingkaran
4. Penyajian Data dalam Bentuk Diagram Lingkaran
Penyajian data dalam bentuk diagram lingkaran adalah penyajian data dalam
bentuk lingkaran yang digunakan untuk menyatakan bagian dari keseluruhan. Bagian
dari data digambarakan dengan juring atau sektor. Ketika akan membuat juring,
cari dahulu besar sudut setiap juring atau sektor.
Langkah-langkah
menyajikan data dalam bentuk Diagram Lingkaran
Kerjakan bersama kelompokmu.
Daftarlah berapa lama waktu (dalam Jam) yang dilakukan
salah satu temanmu dalam kelompok untuk kegiatan belajar, tidur, bermain,
membantu orang tua, dan beribadah selama sehari semalam (24 jam)
Buat diagram lingkarannya sesuai data di atas caranya
seperti berikut ini :
1. Buat
lingkaran dengan menggunakan alat yaitu jangka.
2. Gambar juring
sudut dari masing-masing data yang ada
yaitu data menyanyi besarnya
90°, data olahraga besarnya 180°, data senitari besarnya 45°serta data
seni rupa besarnya 45°.
3. Masing-masing
juring diberi keterangan sesuai data yang ada dengan persentasenya
Diagram Lingkaran :



0 komentar:
Posting Komentar