Kamis, 30 Maret 2017

Senin, 27 Maret 2017

STATISTIKA


A.  Pengertian Statistika, Populasi dan Sampel
Statistika adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang cara pengumpulan, penyusunan, pengolahan, dan anlisis data serta cara pengambilan kesimpulan berdasar data-data tersebut.
Perhatikan permasalahan berikut.
Pada tahun pelajaran 2015-2016 Pemkab Gresik akan menyediakan transportasi bus sekolah. Untuk kepentingan tersebut, Pemkab Gresik ingin mengetahui jenis kendaraan yang digunakan siswa untuk berangkat dan pulang sekolah setiap hari.
Pemkab dapat mengajukan pertanyaan pada semua siswa di semua sekolah di kabupaten Gresik atau sebagian siswa yang mewakili siswa dari setiap sekolah.
Jika pertanyaan dilakukan pada semua siswa, kegiatan itu dinamakan sensus. Sedangkan jika dilakukan pada sebagian siswa yang mewakili dinamakan survei. Seluruh siswa dari semua sekolah di kabupaten Gresik dinamakan populasi, sedangkan sebagian siswa yang mewakili setiap sekolah disebut sampel.

B.  Pengumpulan Data dan Ukuran Pemusatan
Ada tiga cara yang bisa digunakan untuk mengumpulkan data statistika, yaitu wawancara, angket, dan observasi.
Menentukan rata-rata, median dan modus

a. Rata-rata
Terkait dengan data, untuk mendapat gambaran yang lebih jelas tentang suatu data diperlukan suatu penentuan ukuran yang merupakan wakil dari data. Ukuran itu disebut ukuran gejala pusat. Ukuran gejala pusat yang akan dibahas pada materi ini diantaranya adalah rata-rata, median dan modus.
Secara umum untuk menentukan rata-rata dengan menggunakan bahasa sederhananya adalah hasil penjumlahan nilai-nilai data dibagi dengan banyaknya data, dirumuskan seperti berikut ini


b. Median
Ukuran pemusatan selain rata-rata adalah median. Median dari data adalah data yang ada di tengah, jika data tersebut diurutkan dari yang paling kecil hingga paling besar. Jadi terdapat 50% dari banyak data yang nilai-nilainya lebih tinggi atau sama dengan median dan 50 % dari banyak data yang nilai-nilainya kurang dari atau sama dengan median.

Untuk menentukan nilai median jika banyaknya data adalah genap, langkah-langkahnya bisa dilakukan dengan cara pertama atau cara kedua. Untuk cara kedua lebih bersifat umum karena dapat diterapkan baik banyak datum yang jumlahnya ganjil atau banyak datum yang jumlahnya genap.

c. Modus
Pengertian modus adalah nilai dari suatu data yang paling sering muncul atau nilai dari suatu data mempunyai frekuensi terbesar.
C.  Penyajian Data
1.    Penyajian Data dalam Bentuk Tabel

2.    Penyajian Data dalam Bentuk Diagram Batang
Diagram batang adalah diagram yang menyajikan data dalam bentuk persegi panjang tegak ataupun persegi panjang mendatar. Diagram batang umumnya digunakan untuk menggambarkan perkembangan nilai suatu objek penelitian dalam kurun waktu tertentu. Diagram batang menunjukkan keterangan-keterangan dengan batang-batang tegak atau mendatar dan sama lebar dengan batang-batang terpisah. Untuk membuat diagram batang di atas langkah-langkah sebagai berikut : a) Untuk menggambar diagram batang diperlukan sumbu mendatar dan sumbu tegak yang saling tegak lurus untuk contoh di atas sumbu tegak menyatakan banyak siswa(frekuensi) sedangkan sumbu mendatar menyatakan nilai ulangan harian siswa. b) Sumbu mendatar dibagi menjadi beberapa skala bagian yang sama, demikian pula sumbu tegaknya: Skala pada sumbu mendatar dengan skala pada sumbu tegak tidak perlu sama. c) Gambar batangnya sesuai frekuensi yang ada sesuai data d) Arsir atau warnai batang yang memenuhi frekuensi data.  e) Beri judul diagram batang.
3.  Penyajian Data dalam Bentuk Diagram Garis
Diagram garis biasanya digunakan untuk menyajikan data yang berkesinambungan dan berkala. Untuk membuat diagram garis di atas dengan cara sebagai berikut:
a) Untuk menggambar diagram garis yang diperlukan sumbu mendatar (sumbu X) dan sumbu tegak yang saling tegak lurus (sumbu Y), untuk contoh di atas sumbu mendatar adalah nilai ulangan harian sedangkan sumbu tegak adalah banyak siswa. b) Gambar titik sesuai data yang ada. c) Hubungkan titik-titik yang ada sehingga diperoleh suatu diagram garis.

4.  Penyajian Data dalam Bentuk Diagram Lingkaran
Penyajian data dalam bentuk  diagram lingkaran adalah penyajian data dalam bentuk lingkaran yang digunakan untuk menyatakan bagian dari keseluruhan. Bagian dari data digambarakan dengan juring atau sektor. Ketika akan membuat juring, cari dahulu besar sudut setiap juring atau sektor.
Langkah-langkah menyajikan data dalam bentuk Diagram Lingkaran
Kerjakan bersama kelompokmu.

Daftarlah berapa lama waktu (dalam Jam) yang dilakukan salah satu temanmu dalam kelompok untuk kegiatan belajar, tidur, bermain, membantu orang tua, dan beribadah selama sehari semalam (24 jam)

Buat diagram lingkarannya sesuai data di atas caranya seperti berikut ini :
1.  Buat  lingkaran dengan menggunakan alat yaitu jangka. 
2. Gambar juring sudut dari masing-masing data yang ada  yaitu data menyanyi besarnya   90°, data olahraga besarnya 180°, data senitari besarnya 45°serta data seni rupa besarnya 45°.
3.  Masing-masing juring diberi keterangan sesuai data yang ada dengan persentasenya

Diagram Lingkaran :


ARTIKEL

PEMANFAATAN MEDIA GEOKOMAT
UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG BANGUN RUANG SISI DATAR

Kholifatur Rosyidah
SMP Negeri 3 Sidayu, Gresik; ifah.smp3sdygrsk@gmail.com



Abstrak. Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang sulit bagi sebagian besar siswa, sehingga siswa kurang berminat terhadap  matematika. Siswa kurang berminat terhadap matematika berakibat rendahnya hasil belajar matematika. Metode pembelajaran yang bervariasi merupakan salah satu cara menumbuhkan minat belajar matematika siswa. Media pembelajaran juga merupakan salah satu unsur penunjang pembelajaran yang dapat membantu menumbuhkan minat dan pemahaman siswa. Bangun ruang sisi datar merupakan materi mata pelajaran matematika pada satuan pendidikan SMP/MTs berdasarkan kurikulum 2013 pada semester 2, yang meliputi materi tentang unsur-unsur, luas permukaan dan volume bangun kubus, balok, prisma dan limas. Media geokomat merupakan perpaduan media GeoGebra dan komik matematika disatukan dalam PowerPoint. GeoGebra merupakan salah satu software bantu kependekan dari geometry (geometri) dan algebra (aljabar). Sedangkan media komik matematika merupakan suatu alat atau benda berupa cerita lucu yang menggunakan rangkaian gambar tidak bergerak dan divisualisasikan dalam bentuk frame/kotak serta balon-balon ucapan dan simbol-simbol tertentu yang digunakan untuk menyampaikan pesan yang berisi permasalahan hitung matematika. Media pembelajaran geokomat dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran materi matematika bangun ruang sisi datar sesuai dengan pendekatan saintifik. Media pembelajaran geokomat diharapkan dapat meningkatkan minat siswa terhadap matematika dan meningkatkan pemahaman materi matematika bangun ruang sisi datar.

Kata kunci : GeoGebra, komik matematika, geokomat, bangun ruang sisi datar

1.     Pendahuluan  
Matematika merupakan suatu ilmu yang ada di setiap aspek kehidupan. Dalam kehidupan nyata, matematika digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi sehari-hari. Matematika juga merupakan sumber berbagai ilmu pengetahuan.
Kualitas pendidikan di Indonesia secara umum sudah mengalami peningkatan namun dalam pembelajaran matematika masih terlihat hasil yang kurang memuaskan. Hal itu mungkin disebabkan adanya anggapan dari sebagian siswa bahwa matematika adalah salah satu pelajaran yang sulit sehingga siswa kurang berminat terhadap pelajaran Matematika. Siswa kurang berminat terhadap pelajaran matematika dapat berakibat rendahnya hasil belajar matematika. Metode pembelajaran ceramah dan metode pembelajaran yang kurang bervariasi mengakibatkan minat belajar matematika siswa sulit untuk ditumbuhkan. Begitu juga dengan media pembelajaran merupakan salah satu unsur penunjang pembelajaran yang dapat membantu pemahaman siswa tentang materi pembelajaran.
Materi geometri dan pengukuran adalah salah satu materi dalam mata pelajaran matematika pada satuan pendidikan SMP/MTs berdasarkan kurikulum 2013. Pembelajaran  geometri ruang di pendidikan dasar dan menengah merupakan salah satu materi yang menjadi masalah terkemuka. Demikian juga dengan siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sidayu Gresik masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan menghitung luas permukaan dan volume kubus dan balok, sehingga hasil belajar siswa kelas VIII tahun pelajaran 2013/2014 dalam pokok bahasan bangun ruang sisi datar masih banyak yang rendah(di bawah KKM).
Penggunaan media pembelajaran sebagai salah satu unsur penunjang pembelajaran sangat membantu minat dan pemahaman siswa. Oleh Karena itu, penulis mencoba membuat media pembelajaran PowerPoint yang memanfaatkan GeoGebra dan komik matematika untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa tentang bangun ruang sisi datar.
Berdasarkan uraian pada latar belakang, pembuatan media pembelajaran PowerPoint yang memanfaatkan GeoGebra dan komik matematika ini bertujuan  sebagai berikut: (1) Untuk memenuhi kompetensi dasar dan indikator pembelajaran Matematika yaitu menentukan luas permukaan dan volume kubus dan balok. (2) Untuk meningkatkan minat siswa dan pemahaman belajar siswa dalam pelajaran Matematika, (3) Menerapkan pendidikan karakter pada siswa, seperti: rasa ingin tahu dan ketertarikan pada matematika
2.     Landasan Teori
2.1.    GeoGebra
GeoGebra merupakan salah satu software bantu yang cukup lengkap dan digunakan secara luas. Nama GeoGebra merupakan kependekan dari geometry (geometri) dan algebra (aljabar). Meski dari sisi nama hanya merujuk geometri dan aljabar aplikasi ini tidak hanya mendukung untuk kedua topik tersebut, tapi juga mendukung banyak topik matematika diluar keduanya. GeoGebra pertama kali dikembangkan oleh Markus Hohenwarter dari Austria dan dirilis sebagai perangkat lunak opensource sehingga dapat dimanfaatkan secara gratis dan bebas untuk dikembangkan.
Pada pembelajaran matematika banyak teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran, baik perangkat keras maupun perangkat lunak. Salah satu perangkat lunak yang cukup potensial dimanfaatkan adalah GeoGebra.
Dalam pembelajaran, GeoGebra dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, misalnya : (1) Membuat dokumen terkait pembelajaran matematika, (2) Membuat media pembelajaran atau alat bantu pengajaran matematika. (3) Membuat lembar kerja digital dan interaktif.  
(4) Menyelesaikan atau mem-verifikasi permasalahan matematika.
Dalam praktek, GeoGebra dapat digunakan secara mandiri (artinya tanpa aplikasi lain) atau dapat juga dikombinasikan dengan aplikasi yang lain. Selain itu perlu diperhatikan bahwa dalam praktek pembelajaran di kelas hendaknya mempertimbangkan proses yang baik dan tepat. Dengan berdasar pendekatan saintifik, seperti yang ditekankan pada Kurikulum 2013, maka proses pembelajaran disajikan dalam beberapa langkah diantaranya: (1) Mengamati (observing), (2) Menanya (questioning), (3) Mencoba (experimenting) (4) Menalar (associating), (5) Membentuk jejaring (networking)
Penggunaan GeoGebra hendaknya dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses-proses tersebut apalagi fitur yang disediakan oleh GeoGebra sudah cukup lengkap tinggal bagaimana guru dapat membuat media serta meramunya dalam proses pembelajaran.

2.2.    Komik Matematika
Komik adalah suatu bentuk seni yang menggunakan gambar-gambar tidak bergerak yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk jalinan cerita. Biasanya, komik dicetak di atas kertas dan dilengkapi dengan teks. Komik dapat diterbitkan dalam berbagai bentuk, mulai dari strip dalam koran, dimuat dalam majalah, hingga berbentuk buku tersendiri (http://id.wikipedia.org/wiki/Komik)
Kata komik berasal dari bahasa Perancis yaitu comique, yang sebagai kata sifat artinya lucu atau menggelikan dan sebagai kata benda artinya pelawak atau badut. Comique sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu komikos. Fitri Apriyanti [2: 6] menyatakan bahwa “Komik adalah suatu bentuk cerita bergambar, terdiri atas berbagai situasi cerita bersambung, kadang bersifat humor”.
Media komik matematika adalah suatu alat atau benda berupa cerita lucu yang menggunakan rangkaian gambar tidak bergerak dan divisualisasikan dalam bentuk frame/kotak serta balon-balon ucapan dan simbol-simbol tertentu yang digunakan untuk menyampaikan pesan yang berisi permasalahan hitung matematika. Riska Dwi Novianti dan M. Syaichuddin, [3: 78] menyebutkan ada tujuh kelebihan media komik matematika antara lain : (1) Peranan pokok dari buku (Matematika) komik dalam instruksional adalah kemampuannya dalam menciptakan minat peserta didik, (2) Membimbing minat baca yang menarik pada peserta didik, (3) Melalui bimbingan dari guru, komik dapat berfungsi sebagai jembatan untuk menumbuhkan minat baca, (4) Komik menambah perbendaharaan kata-kata pembacanya, (5) Mempermudah anak didik menangkap hal-hal atau rumusan yang abstrak, (6) Dapat mengembangkan minat baca anak dan salah satu bidang studi yang lain, (7) Seluruh jalan cerita komik pada umumnya menuju satu hal yakni kebaikan atau studi yang lain.
Selain memiliki kelebihan, media komik matematika juga memiliki kekurangan. Menurut Riska Dwi Novianti dan M. Syaichuddin [3: 78], ada tiga kekurangan media komik matematika antara lain (1) Guru harus menggunakan motivasi potensial dari buku-buku komik, tetapi jangan berhenti hanya sampai disitu saja, apabila minat baca telah dibangkitkan, cerita bergambar harus dilengkapi materi bacaan, gambar, tetap model (foto), percobaan serta berbagai kegiatan keatif, (2) Kemudahan orang membaca komik membuat malas membaca buku tidak bergambar sehingga menyebabkan penolakan-penolakan atas buku-buku yang tidak bergambar, (3) Banyak aksi-aksi yang menonjolkan kekerasan ataupun tingkah laku yang kurang baik.
Berdasarkan kajian teori di atas, maka penulis memanfaatkkan media pembelajaran GeoGebra digabung dengan komik matematika untuk meningkatkan minat siswa dan pemahaman mata pelajaran matematika khususnya materi bangun ruang sisi datar di kelas VIII SMP kurikulum 2013.
3.        Pemanfaatan Media Pembelajaran Geokomat untuk Meningkatkan Minat dan Pemahaman Siswa tentang Bangun Ruang Sisi Datar
Jenis inovasi pembelajaran yang dirancang berupa media pembelajaran dengan judul “Pemanfaatan media pembelajaran geokomat untuk meningkatkan minat siswa dan pemahaman siswa tentang bangun ruang sisi datar”. Sedangkan jenis media pembelajarannya adalah : perangkat lunak  berupa bahan presentasi  PowerPoint, yang berfungsi untuk meningkatkan minat dan memperkuat pemahaman konsep atau pesan pada topik bangun ruang sisi datar.

                                     
Gambar 1. Media PowerPoint Geokomat
PowerPoint presentasi, berisi :
·      Ikon Halaman depan , memuat :          Judul
·      Ikon Home, memuat : Mata pelajaran, Satuan Pendidikan, Kelas, Semester, Topik/sub topik
·      Ikon KI : memuat Kompetensi Inti
·      Ikon KD/Indikator : memuat Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
·      Ikon Tujuan : memuat tujuan pembalajaran
·      Ikon Materi  memuat : penjelasan  tentang materi Bangun ruang sisi datar yaitu tentang luas permukaan kubus dan balok
·      Ikon Media : memuat tentang media GeoGebra dan komik matematika
·      Ikon Penilaian : memuat Soal Kuis ( cek pemahaman)
·      Ikon Petunjuk memuat petunjuk Penggunaan PowerPoint
·      Ikon Biodata  memuat biodata Penyusun karya inovasi.
·      Ikon Referensi : memuat referensi yang digunakan
Produk media pembelajaran geokomat merupakan media pembelajaran materi bangun ruang sisi datar yaitu menentukan luas permukaan dan volume kubus dan balok. Media pembelajaran geokomat merupakan media pembelajaran PowerPoint yang dipadukan dengan software GeoGebra dan komik matematika bangun ruang sisi datar. Untuk menjalankan media pembelajaran ini komputer atau laptop yang digunakan harus sudah terinstall software GeoGebra.
3.2.  Penerapan Media Geokomat pada Pembelajaran Matematika
Media pembelajaran geokomat ini merupakan media pembelajaran PowerPoint yang menggabungkan media GeoGebra dan komik matematika bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa sehingga hasil belajar siswa diharapkan lebih baik. Materi yang bersesuaian adalah  bangun ruang sisi datar. Bangun ruang sisi datar  ini merupakan materi pokok pada kurikulum 2013 yang diberikan di kelas VIII semester 2. Kompetensi dasar  3.9. Menentukan luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma dan limas
Tujuan pembelajaran pada kompetensi ini adalah 
1.      Menemukan rumus luas permukaan kubus dan balok
2.      Menemukan rumus volume kubus dan balok
3.      Menentukan luas permukaan kubus dan balok
4.      Menentukan volume kubus dan balok
Alokasi waktu  yang direncanakan yaitu 5 jam pelajaran (2 kali pertemuan)
Media pembelajaran geokomat digunakan dalam pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 ada pada tahap mengamati, menanya, mengumpulkan data, menganalisa data,  dan mengkomunikasikan, seperti ditunjukkan berikut :
1)   Mengamati (observing)
Siswa mengamati tayangan PowerPoint media pembelajaran komik matematika halaman 1 tentang permasalahan bungkus kado ulang tahun Anggie. Dengan gambar komik matematika yang memiliki gambar-gambar menarik dengan permasalahan kontekstual yang ada dalam kehidupan sehari-hari diharapkan akan muncul proses mengamati lebih menarik perhatian siswa sehingga minat siswa untuk belajar matematika akan tumbuh.

                                              Gambar 2. Komik matematika halaman 1

2)   Menanya (questioning)
Guru memancing siswa merumuskan pertanyaan terkait dengan pemecahan masalah bungkus kado ulang tahun Anggie
Siswa merumuskan pertanyaan terkait dengan luas bungkus kado. Misalnya ”Bagaimana bentuk kotak kadonya?” atau “Berapa luas kertas yang dibutuhkan?”

3)   Mencoba/Mengumpulkan data atau informasi (experimenting)
Siswa berkumpul dalam kelompoknya dan pada masing-masing kelompok sudah membawa bentuk kubus dan balok yang berasal dari bungkus/benda yang ada di lingkungan siswa. Kemudian siswa diminta untuk memotong berdasar rusuk-rusuknya seperti yang tercantum  dalam lembar kerja siswa (LKS) kemudian diminta untuk mendiskusikan masalah tersebut. (menemukan rumus luas permukaan kubus dan balok).

4)   Mengasosiasi/Menganalisa data atau informasi (associating)
Siswa secara berkelompok mencoba merumuskan cara untuk menyelesaikan permasalahan pada lembar kerja siswa (LKS). Siswa diminta untuk menyampaikan hasil identifikasinya.
Guru menampung apa yang disampaikan siswa kemudian menegaskan masalah yang sebenarnya.
Dapatkah kalian menemukan luas permukaan sebuah kubus?
Dapatkah kalian menemukan luas permukaan sebuah balok?
Guru menayangkan PowerPoint GeoGebra tentang jaring-jaring kubus dan diikuti oleh siswa. Kemudian siswa mengamati dan mengeksplorasi tentang macam-macam jaring-jaring kubus dan balok






Gambar 3. Jaring-jaring kubus dengan geogebra
5)   Mengkomunikasikan (communicating)
Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi/pekerjaannya. Siswa yang lain memberikan tanggapan atas presentasi yang disajikan,  meliputi: bertanya, mengkonfirmasi, melengkapi informasi ataupun tanggapan lainnya.

Guru memberi umpan balik atau konfirmasi dengan tayangan media Geokomat pada tayangan komik matematika halaman 2 dan seterusnya.
               Gambar 4. Komik matematika hal. 2
Guru membimbing siswa untuk menyimpulkan bagaimana cara menentukan luas permukaan balok maupun kubus dan merumuskannya.
Guru memberikan tugas individu kepada siswa di komik matematika hal 8 sampai dengan halaman 10.
                Gambar 5. Komik matematika hal. 8

Selain digunakan dalam pembelajaran saintifik, media geokomat juga dapat digunakan dalam proses pembelajaran berbasis masalah. Pembelajaran diawali dengan sebuah masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari berupa bungkus kado untuk hadiah ulang tahun Anggie. Siswa mengkonstruksi pengetahuannya untuk menemukan luas permukaan kubus dan balok melalui penemuan terbimbing dengan benda nyata berupa bangun ruang yang berbentuk kubus dan balok yang diperoleh dari lingkungan sekitar. Kegiatan penemuan terbimbing juga didukung oleh eksplorasi tentang macam-macam jaring-jaring kubus menggunakan GeoGebra. Setelah maelakukan eksplorasi siswa berdiskusi dalam kelompoknya untuk menyimpulkan cara menemukan luas permukaan kubus dan balok.

3.     Kesimpulan dan Saran  
3.1. Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa :
1.  Proses pembelajaran matematika membutuhkan media pembelajaran atau alat peraga pembelajaran untuk membantu minat dan pemahaman siswa. Salah satu media pembelajaran adalah media pembelajaran geokomat yaitu media pembelajaran PowerPoint yang dipadukan dengan software GeoGebra dan komik matematika tentang materi bangun ruang sisi datar.
2. Penggunaan media pembelajaran geokomat dapat digunakan pada proses pembelajaran yang menerapkan pendekatan saintifik pada kurikulum 2013 pada tahap mengamati, menanya, mengumpulkan data, menganalisa  dan mengkomunikasikan
         
3.2. Saran
Berdasarkan kesimpulan di atas, beberapa hal yang perlu dilakukan untuk perbaikan antara lain :
1. Guru hendaknya selalu melakukan upgrade kemampuan untuk melakukan inovasi dalam pembelajaran baik pendekatan, model, metode maupun media atau alat peraga pembelajaran.
2. Media pembelajaran dengan menggunakan GeoGebra dan komik matematika dapat dikembangkan untuk materi yang lain dalam pembelajaran matematika.
Daftar Pustaka
[1]   Apriyanti, Fitri. Pengaruh pemanfaatan media komik matematika terhadap hasil belajar. Pontianak (2012)
[2]    ........ Geogebra, Modul Diklat Online 2013,. Yogyakarta: PPPPTK Matematika.(2013)
[3]    Syaichuddin, Riska Dwi Novianti dan M. Pengembangan media komik pembelajaran    matematika untuk meningkatkan pemahaman bentuk soal cerita bab pecahan pada Siswakelas V SDN Ngembung. Surabaya: Jurnal Teknologi Pendidikan UNESA, (2010)
[4]    wikipedia. 5 september 2014 <http://id.wikipedia.org/wiki/Komik>
[5]    Riski NH, Komik Matematika untuk Siswakelas VIII SMP, Universitas Negeri Malang, 2013

[6]    Geogebratube.org


Video dari Media Geokomat :